Sunday, May 20, 2012

BEBAS FINANCIAL

Woowwww...begitu banyak yang mau kutuliskan sampai rasanya semua ide berlompatan di otakku (lebay :p)
Tapi benereaannn... WOOWWW...Sampai rasanya semalam pengen langsung pegang laptop buat nulis, tapi Lesha minta kelon...ya...kewajiban sebagai ibu jadi diutamakan khan :D (trus abis gitu si ibu tepar..keturon..OMG :p)

Okay seperti kata Stephen Covey...Mulailah dari Akhir...Maka aku akan mulai dari pembicara terahkir...

Pembicara terahkir kemarin adalah JAYA SETIABUDI (sapa itu??) Penulis Power of Kepepet..founder YE A (Young Entrepreneur Academy)...

Dan satu kata yang bisa kuucapkan untuk menggambarkannya.....
STUNNED.....
TERPANA....

Aduuhhh...pokoknya sampe bingung aku gimana bisa menggambarkan karakteristik beliau, "kegilaan" beliau, keunikan beliau..passion-nya...semangatnya...power-nya....
Sampe rasanya udah ga jadi nulis aja..karena aku lupa detailnya..karena saking terpananya...hahahaaa...
(Lha wong yang semula kudu "menuntaskan" kewajiban untuk Lesha dan ke toilet, jadi ditahan 1,5 jam karena ga mau kehilangan sedetikpun....tapi baru kerasa badan sakit semua setelah selesai sessionnya..hehehe..)

ANYWAY...aku mau share saja tentang salah satu materi beliau yaitu mengenai BEBAS FINANCIAL (kalo yang praktek, tips and trick bisnisnya sepertinya ga cukup untuk hanya dituliskan...sampe sempat BBM partnerku di Dubai, untuk minta RUPS karena lagi on fire hahaha :D)

OKE..kembali lagi...Ketika mendengar BEBAS FINANCIAL maka orang akan langsung membayangkan pendapatan sekian puluh juta...sekian ratus juta..dan aneka angka yang ajaib yang kadang sampe ga ketampung di kalkulator :p
Nah, padahal belum tentu pendapatan yang puluhan juta itu membuat kita BEBAS FINANCIAL..dan belum tentu pendapatan kita yang belum 8 digit membuat kita tidak bebas financial....

KENAPA????

Semua itu kembali ke pelaku (diri kita sendiri)...ketika kita menerima pendapatan yang sangat besar tetapi gaya hidup kita juga berubah menjadi sangat besar...maka bisa-bisa semuanya habis dan sirna hanya untuk mengikuti gaya hidup kita..

Ibaratnya gini...Kita menerima "rejeki" lebih 5 juta/bulan...tetapi ketika gaya hidup kita ahkirnya malah naek jadi 6 juta/bulan..maka "rejeki" lebih tadi tidak membuat kita bebas financial...Dan itu semua bukan masalah angka...5 juta, 50 juta, 500 juta...semua bisa menjadi akan selalu "tidak cukup" jika kita tidak punya "rem" atau kendali diri untuk menekan pengeluaran kita...

BASIC RULE dari Bung Jay kemarin...KECILKAN PENGELUARAN (terutama yang ga penting dan hanya untuk meningkatkan prestise...toh prestise tidak akan menghasilkan apapun kecuali kepuasaan diri sesaat) dan BESARKAN PASSIVE INCOME

Jadi yang harus dilakukan pertama adalah membuat tabel...(Financial check up kalo bahasa canggihnya :D)
Kolom pertama berisi PENDAPATAN anda baik yang Active Income (gaji, dll) + Passive Income
Kolom kedua berisi PENGELUARAN anda..semua dari kebutuhan sehari-hari sampe cicilan...
Ga usah ambil angka yang muluk-muluk...misalnya anda seorang bujangan yang masih kos (hehehe..nyolek Willy :p) dimana mungkin biaya pengeluaran anda cukup dengan 5 juta/bulan..sementara pendapatan anda 6 jt/bulan...maka anda sudah bisa dikategorikan BEBAS FINANCIAL !!!!
Easy right??....(easy to write hard to do..hahahaa..)

Tetapi...belum selesai sampe situ....agar BEBAS FINANCIAL anda itu menjadi semakin berlimpah...Bukan berarti 1 juta tersebut kemudian berhenti gitu aja...tapi harus disuntikkan untuk mendapatkan lebih banyak PASSIVE INCOME..

O, ya...kelupaan...Beda Active Income dan Passive Income apa sih???

Kalo dari Quadrant nya Kiyosaki, di Quadrant kiri ada Employee dan Self Employee...nah semua yang kita lakukan di Quadrant kiri ini adalah Active Income kita...dimana kalo mau dapat duit ya kita harus kerja..entah itu sebagai karyawan, buka toko yang dijalanin sendiri, buka usaha yang dijalanin sendiri, dll...Kalo kerja dapat duit, kalo ga kerja ga dapat duit..Itu active Income...

Semantara Quadrant kanan yang terdiri Business Owner dan Investor inilah yang kita sebut sebagai PASSIVE INCOME kita...Duit yang tetap mengalir walaupun kita tidak kerja..walaupun kita lagi liburan..walaupun kita lagi tidur..dan walaupun-walaupun yang lainnya...
Nah disini kadang rancu antara Self Employee dan Business Owner terutama..Kadang orang berpikiran bahwa dengan "Own a Business" automatically become in the Business Owner side...padahal belum tentu juga...
(upsss...siap-siap ditimpuk ama temen-temen entrepreneur di WOSCA, TDA, dll:p)

Kalo kita punya bisnis dan kita masih "terlibat" dalam setiap detail teknis usaha kita..maka bisa dibilang kita masih menjadi Self Employee rather than a Business Owner... :) That's from my point of view.. :) Jadi coba "test-drive" usaha anda...kalo usaha tersebut sudah bisa berjalan tanpa kehadiran anda...maka ya...congratulations..you have your passive income...But when it still need you...then...sorry to say..you still don't have your passsive income yet.. :D

Nah yang membedakan SELF EMPLOYEE dan BUSINESS OWNER sebetulnya terletak pada SISTEM yang mendukung...
Selama ini, aku dengan naif nya berpikir..kalo ada SOP-nya, ada juklaknya..ya udah semua bisa jalan..jadi udah pasti bisa jalan auto pilot...padahal ga semudah itu..ada yang dinamakan KULTUR yang harus diperhitungkan juga ketika membuat suatu sistem yang bisa menjamin auto pilot...

Contohnya gini : di OL ku..aku punya karyawan Sofia...selama ini aku berpikir dengan adanya dia, maka aku sudah menjadi business owner daripada self employee..Karena toh sudah jarang kudu aku sendiri yang bungkus-bungkus paket, marketing intens, dsb...Dia udah paham prosedurnya (walo SOP nya ampe skg masih belum jadi-jadi..walaupun bolak-balik mas ayok udah ngingetin dan ngorokin kupingku hihihii :p) Tapi ternyata...aku belum bisa dibilang business owner kalo aku belum bisa melatih dan men-train pegawaiku sampai dia bisa mengambil keputusan sendiri (kadang keputusan masih aku yang buat :p) untuk bisa sepenuhnya berjalan 100% tanpa kehadiran kita sebagai owner.

So...dari kemarin membuatku banyak PR..baik untuk Phitagoras maupun Arilex-ku..many things need to be prepare before I completely jump to the "other side" hehehe...karena sekarang ibaratnya aku punya banyak kaki...satu di kiri sebagai employee CH, satu lagi di kiri juga dengan self employee di arilex, satu di kanan sebagai business owner PGD (karena aku dah "disatru" dua pria hebat itu, sampe ga tau lagi detail teknisnya..ini salahku juga kali ya..hahaha...sori mas ndra, sori mas yok..janji akan lebih banyak involve ke depannya utk kemajuan PGD)

Dan masih banyakkkkkk lagi yang mau aku share kan dari event kemarin..seoga anda-anda yang kubagi share ini (walo tanpa ijin nge tag :p) masih sabar untuk bisa membacanya....dan semoga dari tulisan amburadul ala Rila bisa memberikan inspirasi... :)

1 comment:

ludfiansyah bandung said...

Terimakasih informasinya sangat bermanfaat ,saya suka artikelnya, ini bisa jadi alternatif untuk persiapan pensiun,pendidikan,dll :
Melipatgandakan asset cara aman terukur dengan berkebun jabon
http://i-gist-indonesia.blogspot.co.id/p/blog-page_9.html