Wednesday, July 29, 2015

The Wempy Dyocta Koto Award

Beberapa minggu yang lalu, aku sempat menuliskan tentang Mr Wempy Dyocta Koto dan bagaimana aku salut dengan usaha dan bisnis beliau.

Puji Tuhan pada 11 Juli kemarin, berkesempatan untuk bertemu beliau secara personal melalui acara Buka Puasa Bersana setelah aku memenangkan salah satu kuis dari beliau. Dan... itu adalah pengalaman yang sangat sarat ilmu.

Sebelumnya, aku sempat maju mundur untuk ikut #WempydyoctakotoAward karena pertimbangan para krucils yang mana butuh arrangement khusus jika semua proses mentoring diakukan offline di jakarta. Namun, setelah mendapat konfirmasi dari beliau tentang pelaksanaan mentoring yang fleksibel, aku jadi bersemangat dan yakin untuk ikut (Semoga bisa menang, Amien). Berikut adalah beberapa alasan dan harapanku setelah mengikuti award ini.

WHY DO I WANT TO JOIN THIS AWARD SELECTION?
1. Because #wempydyoctakotoaward  is not just one closed ending event but an open process mentor-ship, I believe it will caused life changing experience, people who win it will have opportunity to grow through out the process.

2. I am an engineering background who become a teacherpreneur (teacher and also entrepreneur) right now. From education background business is not my major, therefore I want to learn more from many successful business people to scale up my business, and #wempydyoctakotoaward is giving me a good channel to meet with more than 12 extraordinary and successful people on their field.

3. For me, treasure in life are family and friends while the priceless asset (in business) is networking. And #wempydyoctakotoaward is a great event to build up and open new networking. It is not only to scale-up networking with the mentors (those who become my role model and my idol and seems untouchable from my point of view right now :) and also those successful people that became the creator behind many worldwide successful event). This event also open a new networking possibility with the other winners, which can lead to a new collaboration partnership.

WHAT IS MY GOAL WITH THIS AWARD SELECTION?
1. Learn from the mentors to make my personal business become worldwide business. My first business is www.phitagoras.co.id www.phitagoras.com, Praise God, it can be a blessing for our employees but the man behind the success is actually my partner. While for my personal business www.ladonaku.com and www.arilexshop.com are still struggling for success. My biggest goal from #WempyDyoctaKotoAward is making Arilex and Ladona a successful worldwide business in order to give better life for my employees.

2. Become the tunnel of blessing, the tunnel of knowledge to others. I build Teenpreneur Club in my school, where students can learn to establish their first business, a place where they can make mistakes and also successes. Hopefully with the guidance of all mentor in #WempyDyoctaKotaAward I can assist my students better and also continuing to spread out the knowledge and the blessing that I receive from the mentors. My personal goal, Teenpreneur Club is not specific for one school only but it can be a movement in my city (Surabaya) by 2016.

3. Making collaboration with other winners and also mentors.

WHAT CAN I GIVE IN THROUGH THIS AWARD SELECTION?
1. I commit to give my best, emptying my cup, fulfilling my spirit to learn, and improving myself so the mentor-ship will not useless.

2. I commit (with the guidance of other mentors) to assist 1 youth to become a successful entrepreneur per year. I have a plan to assist 1 youth/year (because Indonesia's future are in the hands of the young generations) and then this person will have the obligation to help and assist another person to establish their business. And then this other person will have the obligation to do the same to others and so on. Hopefully through this simple action can start a movement of better Indonesia.

I know probably hundreds, or million application applied, hopefully I can win it :)
Please support me in prayers guys :D Thank you.

Tuesday, May 5, 2015

The power of GOD through Wishlist & Dreamboard

GOD is GREAT...

Dalam rangka, anniversary kami yang ke 9, Mr Hubby arrange special trip to Bali.
Waktu itu perjanjiannya, Mas Ayok yang set up semuanya untuk perjalanan kali ini. Jadi sampai H-1, aku ga tau apa aja ittenarary nya. Cuman tahu kudu bawa baju buat nginep semalam dan pesawat kami berangkat abis subuh.

And it is a very interesting and exciting day. Seharian nurut aja, mau diajakin kemana-mana. 
Abis couple massage spa (which I recommend it highly for all newly wed :D seru deh pokoknya...). Namanya Sekar jagat boutique spa. Paket spa nya sudah termasuk makan siang pula (tapi baru bisa kami nikmati jam 5 sore karena spa nya aja 5 jam bo... uenakk deh pokoknya. Makannya tidak di tempat spa itu tapi di Resto empu nya Spa yang terletak di Kelan Beach, jadi abis di pijat lalu makan di pinggir pantai.. Mantap :D

Sekar Jagat Boutique Spa (yang bagian dalamnya ga kefoto karena kita mah asyik sendiri..hehehe)
hasil googling, yang bath up itu dipake couple abis massage kebayang khan kenapa cocok buat newly wed :D

   

Lalu kami lanjut perjalanan ke hotel (bahkan ketika di mobil, aku ga tau kami akan menginap dimana)

Dan.... aku kuaget pake buangeett pas tau kalo kami akan menginap di Ayana Resort. Wooowww... one of my whistlist (to sleep in 5 star hotel..hehehee) came true that day. 
I never expected it would be Ayana... It's beyond my whishlist. The place is like earth paradise... surga di bumi. 

Mulai dari datang, kami dah disambut as if we are VVIP.. dengan kaluangan bunga, welcome drink, and sweet talks :D (hihihi... ketauan banget katroknya ya :p)

Beberapa view di sekitar Ayana Resort.. Breath taking


Dan saat itu, my hubby rushed us to go to have another spa.. two spa in a day..woowww I feel like a princess..like a queen already :D So from the hotel we go to AQUATONIC Spa which loacated near the hotel, at the same area with the hotel.

Begitu datang, kami disuguhi es teh jahe (eunnaakk... itu pertama kali nyoba jahe dingin..dan uennakk ternyata, padahal aku bukan penggemar jahe) lalu ditunjukkan ke sebuah ruang ganti.

Ya Tuhan, ruang ganti nya aja hueebatt dengan banyak kaca - kaca besar, begitu bersih dengan porselen mengilap dan bahkan lebih mirip ke kamar tidur hotel daripada cuman ruang ganti. The best deh pokoknya

Spa nya sendiri juga keren.. pantesan masuk 20 spa unik di dunia, karena bukan massage biasa yang tidur di kasur gitu... Tapi awalnya kita akan disuruh berjalan melawan arus air sebaga pemanasan. Lalu masuk ke jalan dengan air yang lebih deras lagi. Nah baru setelah itu akan masuk ke seperti ceruk ceruk yang menghantarkan semprotan air sebagai "pijatan". Di setiap ceruk itu, settingan semprotan air nya berbeda beda, jadi misal ada yang untuk paha dalama, paha atas, betis, telapak kaki, dan buanyak lagi. 
I lost counting on 24, jadi ceruk nya itu banyak banget. Di setiap ceruk kita hanya diminta 2-3 menit saja agaar bisa selesai mengelilingi kolam dan menyelesaikan semua tahapan spa nya ( cuman 2-3 menit aja di tiap treatment, aku dan suami selesainya ampir 2 jam..jadi bisa kebayang khan berapa banyak tipe nya)

Hanya sayangnya karena kami mulainya malam, hampir jam 7 malam jadi ketika ke bagian yang outdoor, sempat menggigil kedinginan. Padahal kalo itu siang, pasti enak buanget deh.. belum lagi pemandangan dari yang bagian outdoor itu seperti dari bukit yang bisa melihat lembah sekitar nusa dua. T O P :D

penampakan spa terunik yang kucoba, gabungan googling dan koleksi pribadi


Abis spa, yang awalnya udah makan di kelan beach jadi lapar banget. Untung masih ada resto di hotel nya. Walo harga ya menyesuaikan standart bintang 5 lah ya… Mas Ayok pesen gado – gado dan aku Roti Canai (canainya banyak tumbarnya, jadi agak ga cocok ama lidahku L )

Anyway, besoknya tiba – tiba ada yang gedor pintu, ternyata BREAKFAST in BED …aaawwww… so beautiful.. setting sarapan paling cantik dan paling romantis seumur hidupku :D (Apalagi pas tau kalo itu compliment and free karena kami ambil paket hanimun…yesss freee…hahaha otak pedagang :p)
Jadi kami menikmatinya di teras kamar sambil liat halaman yang luas banget dan hijau banget… Love it so much…

Hanimun yang tertunda 9 tahun.. but it so worth to wait :D (wajah masih bau bantal jadi kucel :p)

Abis sarapan, kami sepakat langsung jalan – jalan aja sekeliling hotel, yang ternyata sangat luas jadi gempor deh :p. Kami juga nyempatin foto – foto di sister Hotel Ayana yaitu Hotel Rimba dan juga ke Kubu Beach.

Di Hotel Rimba


Beberapa hari setelah itu, aku baru nyadar betapa miripnya foto yang kupasang di #DreamBoard dengan foto yang kuambil di kolam renang nya Ayana.

Masih amaze sampai sekarang atas kuasa Tuhan

Akhir 2014, aku dan anak anak buat dream board dengan gambar dari google (ngasal ambil gambar saat itu)..saat itu ketika googling pulau lombok, maka yang muncul adalah foto itu (yang diatas)

Apakah sengaja cari tempat kayak di foto? NGGAK.. karena sampai detik terahkir pun (dari landing sampai take off lagi), aku ga tau ittenarary yang dibuat Mr. Suami.

Dan ketika kutanya pun, suamiku tidak aware bahwa kedua tempat itu sangat mirip karena seharusnya secara lokasi berbeda pulau..

Jadi.... once again I realize..God is Awesome..

Granted our wishes that seems to be different (krn pertama pengennya ke lombok sih :p) but yet God provide things better than what we wish for..
Praise God.. Puji tuhan..Syukur Alhamdulilah..


Thursday, April 30, 2015

Ladona @ Lazada

Hari ini seneng banget..terima email dari tim Lazada



Congrats Produsen Ladona and the team..

Sekarang batas orderan per hari di akun LAZADA kita dinaikkan, ayo semangat genjot penjualan wink emotikon

Produk Ladona bisa dibeli di teman teman agen, online shop, offline babyshop dan babyspa, juga di Lazada, Bilna dan Rakuten..

Info detilnya bisa cek www.Ladonaku.com ya... :D

Sunday, April 26, 2015

Proud as Indonesian

Beberapa hari yang lalu mendengarkan founder GOOD NEWS FROM INDONESIA di radio..
Tanpa sadar menitikkan air mata..terharu... dikala orang lain dengan gampang menyebut negeri ini Negara Rusak, Negara Koruptor,dll...
Ternyata masih ada generasi bangsa yang peduli untuk melihat kebesaran2 dari Indonesia...
Aku tipe yang paling benci ama orang yang cuman bisa ngroweng..ngedumel dan menyalahkan semua orang karena "kegelapan" yang ada TAPIII... Ga pernah sekalipun berpikir untuk menyalakan senter kek atau lilin kek utk menerangi kegelapan itu..
Cuman bisa ngritik tanpa solusi...
Cuman bisa ngedumel..no matter in worst or good condition, selalu aja ada yang salah..
Cuman ngajak "diskusi" yg benernya cuman ajang debat tanpa ujung..tanpa ada tindakan riil untuk mengatasi masalah yang diperdebatkan..
Such a waste of time..
Lets always try to see the bright side on everything (hahaha..jd ingat Mr Isaac :p) then our life will be easier (hopefully) smile emotikon

KUADRAN KIYOSAKI

Di salah satu diskusi kami, suami menyarankan buat aku balik ngelesi...
Dan..ternyata alasannya adalah....
Hubby : "Biar jadi orang yang bisa berada di 4 kuadrannya Robert Kiyosaki, di kuadran employee khan jd guru CH, jadi self employee nya dengan cara ngelesi"
Me : "lhahh .. aku khan di arilex dan ladona masih self employee pap.."
Hubby : "lho itu khan sekarang diurusin sofia-gita, mama bukannya cuman nyuruh2 aja. Jadi masuk business owner. Di PGD mama khan pas RUPS aja, jadi investor."
Me (glek...secara ga langsung dikritik nih krn lama hibernasi, ga cawe2 di toko T_T jd muncul defendnya) : "lha papa juga ga ngijinkan aku cawe cawe di PGD"
Hubby : " iya, PGD percaya aja ama papa dan indra"
Me : uhmmmm..... (ga jawab lg krn males e kumat :p)
Dulu ada salah satu motivator yang selalu mengagung-agungkan bahwa menjadi pengusaha lebih mulia dari "cuman" jadi pegawai, karena bisa membuka lapangan pekerjaan utk orang (alasannya ini aku sepakat tp prolog awalnya setuju). Akhirnya memprovokator orang utk resign aja dan mulai berbisnis. Aku sendiri lebih setuju dengan pendapat Pak Dewa, yang penting niatannya.
Pengusaha yang "pelit" dengan hanya menumpuk untuk dirinya sendiri VS Pegawai yang dari penghasilannya senantiasa menyisihkan untuk berbagi...manakah yang lebih mulia? Demikian juga sebaliknya.
Well...buat aku sendiri, yang mungkin di cap amfibi krn hidup di sisi kanan dan kiri kuadran kiyosaki, tidak ada yang lebih mulia antara satu dan yang lain selama niatnya memang benar untuk memberikan yang terbaik. DNA Sukses Mulia seperti kata Kakek Jamil Azzaini, semoga itu yang bisa kita capai. smile emotikon Amien smile emotikon


Saturday, April 25, 2015

2 POINT OF VIEW

There are always 2 side in everything...


Berbulan bulan yang lalu, lihat foto ini di salah satu wall, yang akhirnya kami "berteman" di dunia maya. Dari status2 beliau memperkaya sudut pandangku terhadap banyak hal. Beliau adalah orang yang terbuka dengan diskusi dan memiliki toleransi yang tinggi grin emotikon
Postingan beliau saat itu untuk membuka mata bahwa Kaligrafi bukan hanya milik saudara saudara muslim. Bahasa Arab tidak berarti pasti Islam dan juga sebaliknya Islam tidak berarti harus seperti Arab. Yang kata beliau kalau mau diluaskan lagi.... Yahudi tidak berarti pasti Zionist.. Dunia barat pun tidak berarti Kristen.
(Yang kalo saya simpulkan jadi...stop generalisasikan sesuatu). Ajakan untuk open minded smile emotikon For me, I completely agree with it.
Lalu hari ini, baca di salah satu wall yang lain...
Foto yang sama captionnya berlawanan 180 derajat. Caption yang akhirnya terkesan merasa paling benar dan paling berhak atas suatu budaya, dan menyiratkan prasangka dan paranoid yang berlebihan terhadap yang lain.
Moral of the day....
Segala sesuatu pasti ada paling tidak 2 sudut pandang...
No matter how good we are... there's always Haters and Lovers..
Dari satu hal yang sama, bisa jadi 2 pemikiran yang sangat berbeda.. smile emotikon
Just live our life fully and faithfully... haters and lovers will always be there whether we like it or not wink emotikon

Suvenir Buku Unik dan Customized

New collaboration project from Toko ArilexBest and @sprint offset and printing
PERSONALIZED AND CUSTOMIZED SOUVENIR
Dijamin bakalan ekslusif bangeettt karena tidak akan ada cerita yang sama persis.
Cerita di buku bisa menyesuaikan dengan yang anda minta, bagian dalam bisa ditambah sketsa atau foto yang sesuai.
Bahasa bisa requrst dalam bahasa Indonesiabatau bahasa Inggris. Dapat juga bilingual.
Beberapa ide judul :
(Name)'s story
Treasure Hunt with (Name)
(Name) at school
(Name) is my best friend
(Name) bertualang di negeri dongeng
Detil order bisa kontak line karila.arilex
Minimum order 25 pcs
Kami sekarang juga melayani suvenir ulang tahun, suvenir manyek, birth hampers (jadi mau ngado teman yang lairan di luar kota..ga perlu bingung lagi. Kami bisa kirimkan untuk anda wink emotikon )
(Ulang tahun anak dijadiin ide bisnis sah sah aja tho hehehe :p)qqq

Friday, April 24, 2015

No matter what the reasons are... I always and will always be against any war.Sama pak big boss pernah bahas ini..
Me : kubenci perang. Apapun alasannya. Kadang kupikir John Lennon bener lho pap.. misal ga ada negara mungkin ga akan ada perang.
Hubby : ya kl gitu..manusia harus ga punya passion apapun...biar flat aja gitu ya..
Me (ngeyel dot com) : bukan passion nya..tapi serakahnya. Greed.. yang akan bikin selalu ada perang
Hubby : ya kalo gitu semua dijadikan zombie aja. Jadi hidup cuman buat makan
Me (ngeyel always) tp kl zombie nya serakah.. tetep aja akan ada rebutan dan perang
Hubby : di plant and zombie itu, zombie khan cuman tinggal jalan dan makan makan..
Hehehe... semakin ga jelas aealnya ngomongin apa..trus jadinya ngomongin game zombie :p

Nite nite

Atresia Billier Fighter

Di dokter soetomo menjenguk adik Syafiah, penderita atresia billier.
Adik Syafiah adalah anak yang telah ditunggu tunggu selama 15 tahun oleh orangtuanya. Dan dia harus disuntik antibiotik 6-8x sehari sambil menunggu cangkok hati.
Padahal biaya cangkok hati butuh 2M, sementara orangtuanya hanyalah orang biasa.
Ku selalu yakin "Tuhan ga kengangguren untuk menciptakan mahluknya tanpa ada tujuan dan manfaatnya"
Pasti ada rencana Tuhan terindah untuk adik Syafiah. Dan mungkin tangan Tuhan bisa melalui tangan anda..
Jika ada yang tergerak untuk membantu, bisa kontak saya atau teman2 fesbuker peduli sosial.

Thursday, April 16, 2015

The Power of Words

Hmm.. barusan "nyelesaiin" masalah salah satu muridku, yang awalnya mungkin hanya krn pemilihan kata kurang tepat.

Misal aku bilang "wah, aku suka ama pria tinggi deh" (which obviously can be seen..just look at my hubby :p).. ternyata kalo itu kemudian disitir menjadi "WAH, RILA ITU LHO PEMBENCI PRIA PENDEK"

Lawan nya suka ya benci...lawannya tinggi ya pendek..
Jadi benernya kalimat itu boong ga hayo?
Tapi secara makna..apakah sama?
(Inspired by drakor pinocchio hehehe)

Akan tambah runyamlah ketika hal tersebut terjadi di media. Pembelokan opini di media yang awalnya simple bisa panjang buntutnya. Dari satu kejadian yang sama, media haters bisa mengubahnya menjadi liputan kecaman. Sementara media lovers bisa mengubahnya menjadi artikel pujian.
Jadi bingung ga kudu percaya liputan media yang mana...
Apalagi skg di era sosmed menjamur... wooww..efek leverage nya bisa berlipat lipat..
Pembelokan opini itu bisa menjadi kebenaran massal ketika sering di share...

Hari ini jadi refleksi diri... apakah yang kushare memang kebenaran sesungguhnya ato kebenaran berdasar opini massal

#LearnFromMyStudent
#SelfReflection



owner
www.ArilexShop.com
www.Ladonaku.com

Wednesday, April 15, 2015

Working Mom Story tentang ASI

Sebagai working mom, aku sempat diremehkan ketika ingin ASIX buat anak2ku.

Dan serasa pendapat itu benar krn Alex jadi anak sufor dari lahir krn kurangnya ilmuku, yang bikin aku sempat baby blues..ngerasa like i'm an awful mother who even can not breast feed my own baby. Baby blues is one of the worst experience.

Lalu ketika Alesha lahir, aku lebih mantap dr sisi ilmu dan komitmen. Dibela belain turun dr tempat tidur dan mencoba "berjalan" hanya 1 jam stlh aku masuk ruang pemulihan abis lairan (yang mana langsung pingsan dng sukses..hehehe..) tp ńgeyel jalan lagi 2 jam kemudian demi ngejar Lesha dpt colostrum dan krn RS nya saat itu ga mau room in (dan sukses pingsan lagi abis nyusuin..hahaha...)

Puji Tuhan, Lesha dan Sakha bisa ASIX. Walo sempat kejar tayang saat Lesha tapi Puji Tuhan I've made it. :D

Selama proses pumping yang serasa tiada henti itu, dimana harus lari2 disela2 jam break, ndlosor di bawah meja atau ngumpet di ruang gelap salah satu kelas ato berpura pura budeg ketika di kamar mandi (krn lama ambil spot kamar mandi kosong hehehe), ada bbrp alat yang sangat membantuku. Mulai pompa, cooler bag, ice gel, plastik ASI atau botol ASI sampai nursing poncho.
Yang mau barang-barang itu bisa cek ke Toko ArilexBest atau www.ArilexShop.com ya :)
#TeteupJualan :p

Buat para pejuang ASI, tetep semangat. Spirit will defeat obstacles ;) kalo nyari freezer khusus ASI, aku ada mau kusewakan nih..khusus daerah surabaya dan sekitarnya
#NumpangPromosi :p

Buat yang belum bisa ASIX, tetep semangat untuk membesarkan anak2 kita jadi anak anak hebat ya.. I've been in both situation..dan bagiku, semua ibu yang normal dan waras pasti ingin yang terbaik untuk anaknya.


LET'S BE AN AWESOME & GREAT MOTHER TO RAISE HAPPY AND GREAT KIDS :D






Sunday, March 15, 2015

First Cerpen :D

Alkisah di suatu kota, ada pasangan suami istri..
Suatu hari si istri SMS sang suami krn ada sesuatu hal emergency yang terjadi pada dirinya, buruan si suami meng cancel semua jadwalnya utk ngejemput si istri di kantornya. Namun ternyata baru 1,5 jam kemudian si istri yang selalu ribet sendiri ini baru bisa keluar dari kantornya..
Ke RS ternyata harus ada tindakan medis yg dilakukan, si suami msh sabar nunggu si istri yang jadi cranky ketakutan ama O.R...
Eh, abis itu sorenya msh nyetir sendiri lagi ke tempat ortu di luar kota, untuk berbakti mengantarkan ortu. Esoknya stlh acara kelar, nyetir balik ke kota asal. Sementara istri dan anaknya terlelap di mobil, si suami harus nyetir menembus kemacetan
Sampai rumah sudah larut, eee... bsknya dibangunin dini hari karena si istri ada kegiatan subuh. Siang ketika menjemput si istri, si istri yang awalnya "sok kuat" ternyata ngedrop lg..tapi ga sekalipun terucap "Apa kubilang..ato Dibilangin kok ngotot" alih alih masih sabar ama keluhan istri yang kesakitan (yang benernya salahnya sendiri :p) dan handle anak2 yang juga lagi sakit sambil nyiapin keperluan kerja keluar kota..
Hmmm... kl aku jadi istrinya jadi bersyukur sekali punya suami yang pengertian grin emotikon
‪#‎Kisah‬ Fiksi kalau ada kemiripan atau kesamaan cerita..ahhh itu mungkin hanya perasaan anda saja wink emotikon
‪#‎LatihanMenulisNovel‬ tongue emotikon

Thursday, January 29, 2015

Wirausaha Muda Mandiri 2014


Taon 2013, aku sempat ikutan Wirausaha Muda Mandiri dan disurvey panitia..tapi gagal di seleksi kota..

Taon 2014, ikut lagi di detik2 terahkir (sempat maju mundur takut gagal lagi).. 
Tapi akhirnya pada hari terahkir penutupan lomba, Puji Tuhan masih bisa kirim semua file yang dibutuhkan. 
Lalu sampai di survey ke rumah (yang saat itu masih ancur lebur belum sempat diberesin :p)
Puji Tuhan ternyata lolos sampai ke seleksi propinsi..
Puji Tuhan.."mengalahkan" 640 an peserta lainnya, bagiku..itu MUKJIZAT..

Hari ini bertemu dengan banyak orang2 hueebaatt di Jatim, bisa bercanda dan menjalin silaturahmi dengan mereka adalah pengalaman berharga.. Puji Tuhan..
Jadi berasa, apa yang aku lakukan belum ada apa apanya..jaaauuhhh...



Ada mas Adji, owner EVRAWOOD, yang mana pas liat produknya di Grancy Mall sempat ngira itu produk luar. Konsep, logo, produk, positioning..keren semua deh..

Ada juga mas Edwin, Pemilik Custom Bag Indonesia yang punya workshop dengan 50 pegawai.. wwooww bisa menjadi berkat bagi banyak orang..wwoowww

Dan yang lebih heboh... ada mba Carolina yang umurnya ga jauh dari aku tapi udah punya bisnis mining. MINING? Yuuppss.. pertambangan, bisnis yang miskin kaum hawa dan dia jadi direktur disana... serasa ketemu Bu Menteri Susi di masa mudanya...dia mulai bisnis pertambangan dari nol..sampai skg punya 2 pertambangan dan bisnis dump truck dng belasan truck...BUSYEEETTTTTTT.... busyeett..speechless..She's rock..
Bertemu mereka semua, serasa masih banyak perlu memantaskan diri...huuffttt...


Mau mencoba lagi tahun depan, semoga bisa sampai ke Tahap Nasional. Amien

#WirausahaMudaMandiri2014

Wednesday, October 2, 2013

ARILEX SHOP... tokoku :)

Mulai agustus 2009, aku mulai membuka tokoku dan seperti teman-teman lihat, dari history postinganku...semenjak itu memang aku jadi "hidden blogger" alias ga terlalu aktif seperti sebelumnya :D kalo sebelumnya aku bisa nerbitkan paling tidak 3-4 postingan dalam seminggu, setelah ada olshopku, rata-rata postingan blog ku jadi hanya 3-4 postingan dala setahun ... hahaha...

Terkadang kangen juga untuk nulis lagi dan blogwalking ke temen-temen.. tapi serasa waktu abis buat ngurus ketiga anakku, keluarga, toko, dan pekerjaanku di sekolah. Fiiuuuhh...kalo bisa memohon, kuingin 48 jam sehari hehehe...

Awal aku membuka ArilexShop, tujuan semulanya hanya biar dapat barang (saar itu pelangsing envy corset) lebih murah (secara belinya karena jadi member..syukur-syukur pas dijual bisa dapat untung :D) selain itu agar ada pemasukan lain sehingga aku bisa beramal ato bersedekah dengan lebih bebas. That's it...aku belum ada target untuk harus berapa sebulan..harus untuk berapa dan sebagainya (comfort zone sebagai pegawai yang masih nerima gaji bulanan :p)

Setahun kemudian, september 2010, aku mulai memperkejakan seorang pegawai untuk handle teknis toko, karena kondisiku yang saat itu lagi hamil anak kedua dan packingan semakin banyak sehingga sudah ga bisa kekejar lagi kalo aku pack tengah malam sampai dini hari.

Setelah ada pegawai, targetku mulai bergeser... Kalo sebelumnya aku hanya memikirkan diriku aja, sekarang aku juga harus mikirin pegawai yang kugaji. Gimana caranya biar bisa "survive" kasih gaji ke dia. Secara keuntungan jelas berkurang (banyak malahan :p) karena masih kepotong operasional untuk gaji dia, trus juga pegawaiku saat itu kurang bisa soft selling yang baik (saat ini sudah jauhhh lebih baik :D) sehingga omzet toko sempat merosot tajam :(

Pusing..Puyeng..yuuuppss itu rasanya .. sampai sekarang malahan hehehe... apaagi karena skg aku juga memperkejakan seorang kurir utk kirim barang ke ekspedisi dan rencananya mau nambah 1 orang lagi untuk nge boost penjualan brand ku :)

Tapi aku berkeyakinan kalo kita banyak memperkejakan orang, maka akan makin banyak juga orang yang akan mendoakan keberhasilan usaha kita (selama kita bisa memberikan pekerjaan yang nyaman juga untuk mereka).. Jadi walo sekarang masih berpuyeng-puyeng ria, semoga sebentar lagi bisa memetik hasilnya dan bisa memberikan penghidupan yang lebih baik untuk semua pegawe-pegaweku...Amien..Mohon bantuan doanya ya :D


Thursday, September 12, 2013

LIFE seems LIKE ROLLER COASTER

Once again, from another thread that I found from my online community made me desperately want to share my thought.

Alkisah pada jaman dahulu kala (meniru gaya ipin upin yang sering ditiruin Alex ama Lesha :p) ada seorang wanita hebat yang memulai perjalanan hidupnya dengan kecerdasan, kreatifitas, kerja keras dan keuletan sehingga mengantarkannya menjadi seseorang yang sukses dan berhasil memperkerjakan puluhan orang. Omzet yang semula hanya ratusan ribu rupiah melambung menjadi milliaran rupiah. Namun, setelah beberapa saat, usahanya mulai mengalami masalah, pegawainya menyusut drastis seiring dengan omzet yang merosot tajam. 8 outlet di banyak kota akhirnya gulung tikar dan hanya menyisakan sepetak outlet yang kecil. Yang biasanya menerima ratusan juta rupiah per bulan, tiba-tiba digit nol nya menggelinding dan juga masih terbebani oleh hutang.

Kalo itu terjadi pada anda, apa yang anda lakukan?
Terus terang, kalo itu aku, pasti aku udah sutris nganggur, ngomel ga karuan, bahkan mungkin ngutuk ga jelas, nangis ampe mbendul..hehehe...
Tapi yang hebatnya dari Teh Dewi, bisa bangkit dari kondisi itu, dengan omzet yang kalah jauh dari "masa keemasannya" beliau bisa menutup hutang puluhan juta rupiah. Dan yang aku sangat salut, beliau masih bisa tetep "waras" selama proses itu :D Semoga tambah sukses ya Teh Dewi, bangkit lagi menuju puncak yang lebih tinggi :)

Sepenggal kisah diatas, mengingatkanku kembali bahwa hidup bagaikan roller coaster. Ketika semuanya berasa sangat berat dan sulit, mungkin itu adalah saat-saat menuju puncak kesuksesan, seperti halnya roller coaster yang sedang menanjak menuju puncak. Pertanyaannya kemudian, apakah kita akan menyerah di tanjakan itu ato melanjutkan perjalanan? hmmmm...

Kemudian ketika semua serasa sangat mudah dan menyenangkan, mungkin adalah masa-masa harus waspada ibarat roller coaster yang sudah dipuncak dan mulai perjalanannya ke bawah.
"Ga mau ah ke bawah...mo tetep di puncak aja" itu mungkin respon yang wajar (responku aja kayak gitu hehehe :p) tapi kalo stagnan disitu maka perjalannya ga akan lanjut, ga akan tau kekuatan diri sendiri, mampu ga sampai puncak yang lebih dan lebih lagi :D

Ketika roller coaster hidup sedang meluncur tajam, idealnya berpikir untuk kembali ke puncak, tetapi sangat manusiawi (pembenaran diri sendiri benernya :p) untuk merasa takut, untuk merasa down. Ibaratnya ketika kita naik roller coaster dan sedang turun, apakah kita akan kena serangan jantung yang anfal ato siap untuk mendaki lagi..

Sikap kita ketika menikmati roller coaster hidup juga akan memberikan makna di kemudian hari. Apakah kita menikmati setiap detik prosesnya ato memilih mengejar bayangan masa depan ato bahkan menutup mata karena bayangan masa lalu dan ketakutan pribadi. Sekali lagi ibarat naik roller coaster : apakah ketika naik roller coaster, kita juga sambil menikmati setiap momennya dan juga pemandangan yang bisa terlihat dari puncak tanjakan? Ataukah terlalu sibuk memikirkan tanjakan dan turunan selanjutnya sehingga tidak melihat keindahan yang bisa dilihat dari puncak, tidak merasakan hembusan angin yang menerpa ketika terjun? Ato yang terburuk, kita menutup mata dan indera selama seluruh perjalanan itu?

Aku dan partnerku sering saling mengingatkan bagaimana dulu susahnya kami memulai usaha kami, juga masa-masa suram yang sempat bikin kami ingin membubarkan PT ini, masa-masa dimana sepertinya gali lobang tutup lobang ga henti, dan juga masa-masa puncak-puncak kecil yang berkesan seperti bisa naik pesawat pertama kali gara-gara "RUPS non resmi" pertama kali (ini aku sih mas :p), saat bisa numpang tidur di penthouse bintang 4 gratis (yang gara-gara training di Novotel Sby tuh.. :D), bisa mengajak pegawai-pegawai kami yang mungkin sebelumnya cuman bisa liat pesawat di TV akhirnya bisa terbang beneran ke SG hehehe... Puji Tuhan..

Hidup itu sendiri adalah anugerah..Jadi mari kita saling support, saling berbagi, saling mengingatkan...Ibarat naik roller coaster tentu tidak akan mengasyikkan ketika kita menjalaninya sendiri :)

Courtesy : Teh Dewi Veronica & IIDB

School vs Homeschooling vs Ga sekolah

Membaca salah satu tread di komunitas yang ku ikutin tentang seorang siswa yang sudah berhasil berwirausaha walaupun usianya masih belia. Lalu muncullah berbagai macam komen, ada yang menyuruh berhenti aja sekolahnya dan fokus di usaha, ada yang nyuruh homeschooling, ada yang berpendapat sekolah formal itu perlu.

Kalo dilihat, akhir-akhir ini fenomena homeschooling semakin banyak di masyarakat, yang sebagian besar alasannya karen kesibukan si anak yang membuatnya tidak bisa mengikuti jadwal sekolah formal atau karena orangtua kuatir dengan pergaulan di sekolah umum sehingga lebih memilih kondisi pergaulan yang "terjaga". Ada juga yang ingin lebih memaksimalkan bakat anaknya (misal di musik atau seni) sehingga beranggapan bahwa sekolah formal dengan banyaknya mapel bukanlah yang terbaik. Alasan terahkir biasanya karena anaknya memiliki kebutuhan khusus yang tidak bisa terfasilitasi oleh sekoah formal, dan memang harus diakui, di Indonesia masih minim sekali sekolah untuk anak-anak berkebutuhan khusus.

Akhir-akhir ini, banyak juga pendapat yang menyatakan bahwa sekolah hanya buang-buang waktu, tenaga dan uang karena toh banyak orang yang bisa sukses walau mereka tidak sekolah..banyak orang yang bisa kaya walaupun mereka dropout dari sekolah. Bahkan ada kelompok ekstrimis yang mengganggap sekolah adalah sarana pembodohan masal yang mematikan kreatifitas seseorang dan membentuk jiwa-jiwa menjadi satu streotipe, satu pola pikir yang dikontrol oleh pemerintah.

Anda termasuk yang mana? :D

Menurut aku pribadi, sekolah masih merupakan sebuah sarana yang sangat penting. Melalui sekolah, seorang anak akan belajar untuk bersosialisasi, membangun networking (jika aku/partnerku tidak sekolah (kuliah) maka mungkin tidak akan ada Phitagoras), membangun karakter, membangun pola pikir, ketekunan, dll.

Ah..semuanya itu juga bisa didapat kok tanpa ke sekolah..sosialisasi juga bisa tanpa harus disekolah..networking juga bisa walo ga sekolah.. Mungkin ada yang beranggapan begitu dan betul juga, tetapi sosialisasi seperti apa dan networking dengan "siapa" yang terus menjadi pertanyaan. Sudah menjadi sifat dasar manusia untuk merasa dekat dengan orang-orang yang memiliki kesamaan dengannya, sehingga sekolah yang saat ini massih sebagai wadah pembelajaran formal menjadi tempat yang bagus untuk membangun "persamaan-persamaan" pengalaman/memori/kegiatan, dll.

Pernah tidak anda alami, ketika anda bertemu dengan seseorang yang baru, kemudian setelah bercakap-cakap dan ketika mengetahui bahwa orang tersebut satu almamater (walo mungkin beda generas) ato satu kota ato kenal orang yang sama, maka anda merasa menjadi lebih "dekat" dengannya..lebih nyambung lah istilahnya. Iya ga? :)

Keteknunan, persistent dll mungkin memang bisa diperoleh tidak di sekolah tapi biasanya dikarenakan suatu kondisi ekstrim dlm hidup (seperti Dahlan Iskan dengan kemiskinannya dulu, Merry Riana dengan pecahnya reformasi) tapi sekolah juga bisa menjadi satu stimulus untuk hal hal tersebut. Dengan adanya deadine mengajarkan akan ketepatan waktu dan tanggung jawab. Selain itu dalam suasana terkontrol sperti sekolah aka mengajarkan untuk lebih patuh akan aturan (yang sejujurnya mungkin akan sulit ditetapkan di homeschooling)

Dulu, awal menjadi seorang guru, aku benar-benar idealis dan menetapkan standar unuk mapelku. Kuberusaha dan kumenuntut agar semua siswa bisa mengikuti standartku (padahal awal dulu ngajar mapel yang merupakan momok bagi banyak orang..hehehe..coba tebak apa? :P). Seiring dengan berjalannya waktu, kuingin anak-anak belajar "lebih" diluar mapelku. Score bukan lagi nilai mutlak sebagaimana aku dulu menganggapnya (eh tapi bukan berarti aku manipulasi nilai anak-anak ya..nehi nehi..amit-amit..), maksudnya jika dulu ada seorang anak failed, aku akan menuntut dia untuk mengulang kembali, they must fulfill MY standart. Semakin kesini, aku menghargai hal-hal lain selain score, seperti kegigihan seorang anak, kejujuran pekerjaannya, semangatnya untuk belajar,dll. Aku mengajar mapel yang pasti bagaikan hitam dan putih..yang mana jika anak-anak berhasil maka mereka layak dapat label pintar & cerdas, sementara yang tidak berhasil....... :) Dulu, ngerasa bangga juga karena mapelku termasuk mapel yang "ditakuti" sekaligus "didewakan" bagi siswa dan ortunya, standart kecerdasan seseorang (hehehe..GR yo :p) Sekarang, kubelajar bahwa banyak tipe kecerdasan dan semuanya adalah setara. Hal ini juga mungkin efek dari menjadi orangtua bagi anak-anakku sendiri, sedari kecil kulihat perkembangan anak-anakku bagaimana mereka bertumbuh dan memiliki kelebihan yang berbeda. Terus terang ketika kelas 1 kemarin Alex, anak pertamaku, mendapatkan award "Showing a consistent effort" itu lebih berharga daripada jika ia mendapat award "Academic Excellent Achievement" karena menandakan ajaranku dan papanya untuk persistent, terus berusaha dan tidak pernah menyerah ternyata dilakukan oleh Alex di sekolah. Kesuksesan dan kecerdasan tidaklah mutlak ditentukan oleh score nilai. It's no longer matter of "what is the score" but "how you score". yang penting bukan berapa nilainya, tapi bagaimana bisa dapat nilai itu. Terus terang aku juga miris ketika  ada yang sampe bunuh diri waktu ga lulus UNAS atau ga naik kelas, itu semua karena "terlalu mengagungkan" sekolah sebagai standar kesuksesan hidup sih..

Sekolah sangat penting tetapi bukanlah mutlak menjadi satu-satunya tempat untuk belajar. Beberapa tahun terahkir ini, kubanyak belajar dari banyak orang dengan cara yang mungkin tak ada 15 tahun lalu..Ku belajar melalui sharing dengan partnerku, diskusi dengan suamiku..Ku belajar melalui twit dan blog orang lain..Ku belajar melalui banyak teman-teman di berbagai komunitas. Namun aku juga masih ingin melanjutkan pendidikanku ke jenjang yang lebih tinggi, melanjutkan S2 (semoga bisa secepatnya) dan S3 nantinya adalah suatu tantangan tersendiri :p

Yach itu sedikit pendapatku... :)
Jadi anda memutuskan untuk bersekolah, tidak sekolah ato home schooling? :)

Wednesday, June 26, 2013

"Mama Berani Ga Buat Rugi?? "

Itu salah satu tantangan dari suamiku yang dilontarkan di salah satu diskusi kami (sesi curhat benernya karena omzet tokoku menurun tajam mulai awal taon ini x_x)

Dan responku saat itu "Lha..kalo bisa ga rugi ngapain berharap dan berusaha buat rugi.." itu yang terucap..yang ga terucap, jd dalam hati aja "Lha gendheng tha..papa iki piye sih..." hehehe piss pap :D *Although you're seems to be crazy sometimes, but I love you deeply..and loves those crazy ideas of yours xoxo)

Trus stlh itu kita masih diskusi (a.k.a debat halus...) yang intinya (stlh kurenungkan pas udah tenang...) Kalo kita ga berani ambil resiko maka akan stagnan, ga akan ada gebrakan yang bikin maju suatu usaha. Kalo kita ga berani mengalami the worst scenarionya, maka kita akan selalu dibayangi oleh ketakutan yang mungkin akan menghadang.

Hmmm..jadi intropeksi diri...selama ini aku memang bukan tipe Risk Taker, partner bisnisku di usaha konsultan kami sering menyebutku sebagai REM-nya. Jadi kl beliaunya sangat visioner bagaikan PEDAL GAS, aku lebih seperti REM (gara-gara mw play safe itu td :p). Walaupun ucapan itu diucapkan dengan maksud memuji, tapi jd tersindir skg mas..hehehe... Bertahun-tahun yg lalu mungkin aku malah sangat parah, pertimbangan utk hire karyawan pertama kami butuh diskusi (a.k.a debat) panjang...hihihi..ingat ga mas? Puji Tuhan, sekarang duet Partnerku dan Suamiku jadi seperti GAS dan KOPLING..yang saling memacu dan mengarahkan untuk kinerja yang lebih baik...Rem nya mulai blong nih :p

Anyway, suamiku sepertinya tahu my worst nightmare dlm berbisnis adalah R-U-G-I.. Kuakui aku sangat buruk dlm menghandling satu kata itu. Tahun lalu, kami sempat rugi puluhan juta krn suatu event yang sudah fully booked di salah satu hotel berbintang selama 2 minggu, tiba-tiba harus dibatalkan oleh pihak yg kami ajak kerjasama dengan alasan yang nonsense (menurutku :p). Potensial keuntungan yang ratusan juta didepan mata, jadi menguap, malah yang ada harus bayar biaya ke hotel, klien dkk. Partnerku yg saat itu berada di luar negeri, nanggapinnya dengan calm "Belum rejeki". Suamiku jg gitu..tenang aja, walo aku udah ngomel ga karuan..sampe kepikiran,coba aku di jakarta..bakalan "ngluruk" ke kantor itu :p Beberapa minggu sblm aku ditantang suamiku untuk rugi, kejadian yang mirip terjadi lagi...H-1 tiba-tiba ada kejadian yg bukan karena kesalahan kami menyebabkan pofit berkurang signifikan (kl udah gini otak sbg istri, bukan sbg komisaris yg jalan..langsung cepet menghitung "potential" komisi yg hilang..hehehe..), saat itu walo lebih "tenang" tetep aja aku ngomel :p

Nah jadi, satu kata itu emang momok banget...Daripada rugi, mending ga usah dilakuin...itu prinsipku selama ini...till this morning..
Tadi pagi kepikiran untuk buat Promo yang kutahu pasti nanti RUGI... Jadilah aku ngejalanin PROMO itu..
Dan hasilnya......YA PASTI RUGI Lahh kl secara neraca pembukuan... :)

TAPI......... dari hal tersebut aku jadi belajar banyak hal.....
1. Aku jadi tahu efektifitas media promosiku..
2. Aku jadi tahu bbrp kelemahan di sarana utama yg kupakai berjualan skg, jadi semangat nih utk kejar tayang buat sarana lain yg lebih reliable.
3. Aku jd sadar akan kelemahan administrasi di tokoku...dan hal ini krusial utk segera dibenerin.
4. Daripada stock yang ada teronggok sampe tahunan, jd duit ga muter...kadang ada baiknya kl yang lama jd liquid dan ganti stok baru
5. Dalam kurang dr sehari, menghasilkan potential customer yang hampir sama dengan aku beriklan selama seminggu (itung-itung biaya marketing deh jadinya... :D ) --> menghibur diri :p
6. Walaupun aku rugi, tapi aku masih bisa mendatangkan rejeki bagi orang lain (Krn pegawaiku mendapat komisi dr omzet penjualan di toko...) dan itu mengingatkanku ttg tujuanku awal buka online shopku....Untuk mendapatkan pemasukan lain, yang bisa kuamalkan tanpa harus kuatir utk pemenuhan kebutuhan anak-anakku...
7. Yang terpenting..aku mengalahkan ketakutanku sendiri... Kadang kita perlu mundur satu langkah untuk bisa melompat 2 langkah ke depan... :D

Itu setidaknya 7 hal yang bisa kupetik dari kerugianku hari ini...Dan seperti orang Jawa bilang Angka 7 identik dengan "Pitulungane Gusti" semoga hari ini jd titik tolak untuk hal yang lebih baik :D
Semoga Tuhan memberkati dan menuntunku untuk merealisasikan ide-ide perbaikan yg sedang berputar-putar di kepalaku skg biar untung terussssss :D Amien :)

Makasi pap atas pancingan motivasinya.. Love you....

Dedicated to 2 gentlemen that teach me to be a RISK TAKER (in progress..hehehe)

..UN...


Membaca beberapa tautan di wall teman-teman, jadi gatel pengen menulis (selain juga karena gatal tenggorokan, ga bs tidur :p)

Beberapa hari ini ramai pembicaraan tentang UN..banyak yang menyoroti keterlambatan UNAS SMA di beberapa tempat, sehingga menuntut Pak Menteri untuk Mundur....Untuk ini aku sepakat dengan mantan kolega dulu, bapak Edwin S ;) bahwa kadang kita terlalu sibuk menyalahkan dan bertanya "Ini salah SIAPA?" daripada bertanya "APA yang salah?" sehingga bisa diperbaiki untuk ke depannya...Merasa superior ketika bisa menemukan kesalahan orang lain daripada memuji hasil baik yang telah dilakukan *sigh* At least ada perbaikan kok pada saat pelaksanaan UN yang SMP walo memang masih ada bbrp kendala..

Ada juga yang menyebarkan ulang berita duka terkait UN 3 tahun lalu dengan headline Kapitalisme UN memakan korban..Untuk yang terahkir, aku sampai googling karena ilmuku yang mungkin masih cetek jadi ga bisa ngeliat apa hubungan kapitalisme ama UN ya (ada korban yang bunuh diri karena ga lulus UN)...Menurut Wikipedia "Kapitalisme atau Kapital adalah suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya" And yet still can't see the relation :p

Beberapa tahun yang lalu aku juga pernah menulis beberapa kali di blogku (http://karila.blogspot.com) tentang pelaksanaan UNAS...
UN hendaklah diperlakukan sebagai salah satu ujian (ya iyaah namanya juga Ujian Nasional *tepok diri sendiri)... Jadi teringat salah satu artikel yang pernah ditulis si kakek Jamil Azzaini di www.JamilAzzaini.com ...yang mana sebagai manusia yang hidup dan berkembang, ujian dalam hidup juga akan datang silih berganti..tetapi bagaimana kita memilih jalan keluar saat Ujian itu datang yang akan menentukan kualitas hidup seseorang..

Ketika ada korban jiwa karena pelakanaan UN...bukan UN nya lah yang salah...tetapi ketidaksiapan individu tersebut untuk menghadapi "ujiannya" atau bisa juga karena besarnya tekanan dari orang-orang sekitarnya yang terlalu mengagungkan UN...

UN sendiri hanyalah alat untuk mengukur kemampuan diri siswa (dan juga gurunya sih :p) dan terus terang pemerintah kita juga telah berbenah diri...dulu saat pertama kali menulis tentang UNAS, saat itu UN adalah harga mutlak kelulusan...sekarang...selain UN, ada juga prosentase dari sekolah yang menentukan kelulusannya.
Tapi kalo kita terlalu fokus meyoroti sisi negatifnya, maka sisi positifnya ga akan bisa terlihat...

Terus terang bertahun-tahun yang lalu, pelaksaan UNAS sempat juga membuat motivasiku dan idealismeku sebagai pendidik sempat turun,bahkan hancur...Ketika itu sebagai guru yang masih naif hehehe... sempat schock juga ketika tahu ada salah seorang muridku yang "dibelikan" kunci jawaban oleh ortunya...Lhaaa..terus ngapain aku ngajar ngotot-ngotot kalo ternyata mereka lebih memilih "jalan keluar yang mudah" Untungnya salah seorang rekan (yang memang spesialisasi nyiapin kelas untuk UNAS ;D) sempat berkata bahwa masih banyak juga yang tidak memilih jalan yang mudah itu...dan untuk mereka-mereka yang mau berjuang dan berusaha itulah dia tetep jadi guru... and here I am ...still a teacher.. holding that thin hope and believe it... :D

UN memang penting sebagai feedback atas pendidikan secara keseluruhan (walo akan lebih baik, jika akses pendidikan terutama di daerah terpencil diperbaiki terlebih dahulu) tetapi UN bukanlah yang terpenting sehingga kehilangan nurani dan menghalalkan segala cara...
Menyitir ucapan Jamil Azzaini "Hanya para pecundang yang takut menghadapi ujian. Perlakukanlah ujian sebagai sesuatu yang biasa bukan menjadi monster yang menakutkan." Tidak lulus bukanlah berarti kiamat...Luluspun juga tidak perlu euforia yang berlebihan...semuanya hanyalah fase hidup yang harus dijalani...

Terahkir, kuingin copy paste pesan yang pernah kutulis di blog ku untuk anak-anak setahun yang lalu...
UNAS is a phase of life..your life...
It can be an obstacle..indeed...but how you react to those obstacles that count...
In the future, you will have many obstacle (I don't wish you for it but it's common things in life) and how you deal with it, how you encounter it that matter...
Will you choose the easy path??
Will you struggle for your own sake? for your own future?
Do you have enough confidence in yourself?
Do you have enough faith on the matter of right and wrong?

I wish you choose the right path, although it may not smooth and easy...
I wish you have wisdom to choose the right decision instead of the wrong one..
I wish you have courage to fight for your own future...and not let anyone provide the future for you...
I wish you the best...
I wish your success..
May God's mercy and blessing always upon you....

Tuesday, February 5, 2013

INVESTASI hanya untuk orang kaya?? Think Again !!

Gara-gara sesak napas kumat semalam, jadi hari ini libur ngantor (abis ngantri dokter aja ampe setengah hari x_x) nah pas balik rumah, daripada di kasur nganggur dan tiduran mikir yang aneh-aneh, ga jelas (apa hayo..:p)..hehehe..jadi mulai googling tentang beberapa investasi keuangan...

Pertama, setelah terdampar di bbrp situs, ahkirnya nemu blog nya mba fanny yang akhirnya keterusan ke blog nya ini, simbok venus dan finally ke blog nya si pakar Mas Aidil Akbar...Hari ini jadi berasa belajar banyak banget...terutama tentang REKSADANA

Dulu ketika PGD awal berdiri, aku dan mantan partnerku sempat invest sedikit di Reksadana, tapi trus setelah itu ga sempat keurusin lagi, dan sempat mikir ROR nya rendah bgt.. TERNYATA...ya emang karena pas itu ga tau ilmunya kali ya jadi ga maksimal..

Dari beberapa blog diatas, terutama dari mas Aidil Akbar, jadi banyak belajar untuk pemilihan investasi. Dan selama ini di mindset orang-orang, investasi hanya untuk orang-orang yang sudah mapan keuangannya, orang-orang kaya dengan keuangan yang melimpah...PADAHAL...itu ga sepenuhnya benar. Semua orang bisa berinvestasi, memang kadar dan tipenya juga disesuaikan dengan profil pribadi kita (risk taker or not) dan juga kondisi keuangan kita.

Biasanya orang akan membuat list pengeluaran bulanannya seperti ini :
1. Biaya kehidupan keluarga bulanan..trus kalo ada sisa, maka untuk
2. Bayar cicilan kartu kredit/mobil/rumah, dll (itupun kadang cuman minimal payment aja..)...kalo masih belum koma keuangannya maka buat
3. Sedekah/Infaq/Perpuluhan/Kolekte..itupun kadang seingatnya...hehehe...
4. Kalo masih ada sisa nyoba di tabung
5. Kalo di tabungan masih ada sisa, baru biasanya untuk investasi...
Hayo ngaku siapa yang kalo anggaran keuangan masih kayak gini?? hehehe...aku dulu juga gitu..kadang belum nyampe ke nomor 4, gaji dan uang udah sekarat deh..*blushing*

Semenjak seminar dengan mas Gozali (Zelts consulting), perlahan mind set mulai diubah.. walo kadang massih susah juga sih..hehehe..*pengakuan*.. Ubah mind set nya jadi seperti ini, begitu terima gaji, maka
1. Untuk perpuluhan/kolekte/sedekah... Sebagai ucapan syukur ke Tuhan kalo masih diberi rejeki..tul ga?
2. Untuk bayar hutang entah itu cicilan kartu kredit/motor/rumah...karena punya utang banyak-banyak itu sangat ga enak :p (Herannya ada juga orang yang ngutang, tapi ga berasa punya hutang..bertahun-tahun sama sekali ga dibayar *sigh* ditagih juga ngeles terus..) anyway setelah itu
3. Untuk tabungan dan juga investasi... Benernya daripada uang diam ngendon puluhan juta (kalo yang punya puluhan juta..hehehe..) di rekening bank, mending uang itu diputar untuk investasi. Kata Ippho segala yang bergerak itu lebih baik daripada yang diam..jadi uang juga gitu...Cukuplah uang di tabungan untuk kondisi emergency, yang kalo bisa cover 3-6 bulan biaya rata-rata pengeluaran bulanan..
4, Baru setelah itu pos untuk kehidupan sehari-hari...kenapa kok ditempatin terahkir??? Karena ini adalah pos yang bisa kita tekan seminim mungkin benernya, tapi kenyataannya sering membengkak sebengkak-bengkaknya...bener ga? Karena kebutuhan hidup terutama lifestyle sering kali menjadi pos paling boros..

Nah, dari beberapa investasi pribadi, aku tertarik untuk beli Reksadana, terutama setelah baca note nya Pak Ciputra pagi ini. Dan ternyatanya lagi, untuk invest di Reksadana benernya ga butuh uang banyak..semuanya bisa menyesuaikan dengan kondisi keuangan kita. Rata-rata paling murah bisa mulai dari Rp 100.000 aja !! Produk ini bisa dibeli di beberapa Manager Investasi ataupun di bank kustodian (tapi kalo di bank agak besar minimal investmentnya..) ato bisa lewat Commonwealth Bank yang terkenal sebagai Bank Serba Ada untuk Reksadana.

Dan tipe -tipe reksadana yang kita beli nantinya bisa juga disesuaikan dengan tipe pribadi kita (apakah suka high risk ato ga kuat jantungan kayak aku :p) dan juga tujuan investasi itu (apakah jangka panjang ato menengah ato jangka pendek).  Ada 4 macam tipe reksadana yaitu :
Reksadana Pasar Uang (resiko rendah, cocok utk jangka pendek sekitar 1thn), Reksadana Pendapatan Tetap (resiko menengah disarankan untuk 1-3thn), Reksadana Campuran (resiko menengah tinggi, disarankan utk 3-5thn), Reksadana Saham (resiko tinggi, high return, Disarankan untuk investasi jangka panjang diatas 5 tahun, bahkan diatas 10tahun)

Intinya, yuks kita mulai menata keuangan kita, agar kerja keras kita bisa dinikmati juga oleh anak-anak kita di masa depan nanti dan tidak hanya dimasa ini...Investasi Sedini mungkin adalah salah satu caranya. Dan untuk pindah kuadran (kalo berdasarkan cashflow quadrantnya Kiyosaki)menjadi kuadran Investor (I) ternyata bisa dimulai dengan langkah kecil dan mudah :)
Semoga tulisan yang dibuat di tengah-tengah sesak napas ini bisa berguna..xixixi..thank you for reading it :D